Sampai mati

Teruskan, Sayang...

Sampai Mati
Disusut-susut keramaian
Sambil kudengar nyanyian-nyanyian perdamaian
Dengan berselendeh renung
Aku masih bersua kamu
Masih hingar kamu

Aku ingin bersulang tali cinta
Namun aku masih terhenyak
Aku ingin berjabat  tangan kasih
Namun aku masih mematung,
Termangu dalam papa.

Perlahan aku terbangunkan
Perlahan aku mendobrak benteng-benteng lamun
Supaya aku bisa menatapmu
Supaya kau dengar lantunan tembang-tembang cintaku untukmu
Rangkul aku, rapatkan!
Dekap peluk aku, lekatkan!
Tempeli aku sampai lengket!
Kecup terus aku sampai luntur merah bibirmu!
Terus rangkul dan gendong aku sampai matiku!
Sampai matiku!

By: Irvan Maulana M.
(Jombang, 10 september 2011)

Ditulis Oleh : Nur Yanto Hari: 9:14 AM Kategori:

0 comments: