PUISI GELISAH

Add caption


Menusuk dan memecah-mecah
kalbu
entahlah..mengapa selalu
seperti hari ini, resah merobek
Desakan keinginan
menyesakkan dada
otakku beku lagi
aku ingin
aku tak ingin
Kubiarkan semua mengendap
berderak relung hati
tidak kuat menahan
isi dada yang tidak karuan
Masa depan,hari ini,hari lalu
membayang saling menyilang
tercoret-coret hati
tubuh diam tiada berbuat
Hati dan otak bergejolak tanpa henti
matapun meneteskan air mata
darah mengalir dihati
dan semakin gelisah
Hanya KAU yang mengerti
gelisah ini dan
hanya KAU
yang mampu menggantikannya dengan senyum

Ditulis Oleh : MR.DJAWA Hari: 7:59 PG Kategori:

MR.DJAWA

Artikel PUISI GELISAH ini diposting oleh MR.DJAWA . Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

0 komentar: