Takdir Cinta

Di panggung resital nan sakral semesta menyaksikan, sepasang manusia terduduk khusyuk dalam satu takdir cinta, memberi arti pada upacara, serupa partitur mengubah hening jadi orkestra. Dialog mendebarkan, menciptakan debar di hatimu, juga airmatamu. Juga debar jantungku, dan airmataku.
Hening lakon yang mematri alur cerita. Lihatlah sunyi di mulutku, hanya getaran bahagia menyebut anggun namamu. Pun hujan di luar tak mampu menyamarkan kata cinta. Kata cinta, tak pernah lagi tersamar.
Sejak saat itu.

Ditulis Oleh : Nur Yanto Hari: 6:25 AM Kategori:

0 comments: