Indahnya Ketika

Indahnya rindu bukan karena aku
mempersembahkan mawar untukmu
tapi ketika airmatamu bermekaran
di kelopak mataku. Hangatnya pagi bukan karena aku buka jendela
membiarkan matahari menggambar cahaya
namun ketika kecup ikhlasmu
memagut punggung doa.
Tenteramnya senja bukan karena mentari temaram
tetapi ketika merah pipimu menghias cakrawala
kaubenamkan matamu yang terpejam di wajahku
menyederhanakan bentuk rindu.
Bagaimana mungkin langit meniru kerling matamu
dilukisnya bintang-bintang, tak cukup sepasang
hingga hilang jumlah bilangan, hanya bisa menyerah
ketika senyummu masih lebih indah.

Ditulis Oleh : Nur Yanto Hari: 6:17 AM Kategori:

0 comments: