Puisi tertipu cintamu



Sekebun cinta telah berbunga
secabang kasih telah terasa
sesejuk embun pagi yg menetes dan mengalir
membasahi rerumputan..

seindah pelangi yg melukis langit kala bumi

sejuk dengan air hujan..
begitulah umpama kata-2mu padaku..

dulu kau sangat memikatku dngan kata kata indah
yg selalu kau ucapkan padaku
dan dengan janji manis yg kau luakan padaku..

namun kenapa saat aku terbuai
dengan semua yg kau berikan
engkau merampas dariku dalam sekejap mata
kau membuatku terbakar oleh api cinta
dan kau hancurkan bangunan
cinta yg aku bangun dngn susah payah

DEMI TUHAN
sungguh diri ini dahulu sangatlah berharga
sungguh air mata ini sangatlah mahal untuk
aku teteskan pada seorang kekasih

tapi kenapa di saat ini air mataku tak henti-2nya menetes
saat ku ingat akan kecurangan dirimu
kenapa air mata ini sangatlah murah kepadamu

kau memberikan cinta yang palsu padaku
yg aku anggap adalah cinta yg keluar dari lubuk hatimu..
tapi ternyata cinta itu hanya kau jadikan
sarana untuk mendapatkan dia..

bodohnya diriku
mengenggam erat cinta itu
dalam hatiku
APA PERNAH AKU MENYAKITIMU..

KASIH
jangankan aku berniat untuk menyakiti hatimu..
sehelai rambutmupun tak pernah aku lukai..

kini di saat kau sudah bersamanya
aku hanya bisa memandangi kecurangan
warna bunga impianku
MENYESALPUN TIADA GUNA LAGI..

aku tak mungkin memilikimu
karna aku di anggap menyusahkan
untuk meraih impianmu
siapakah diriku..??

aku sadar diri ini anak orang tak punya
yg mengharapkan cinta dari anak seorang raja
kau bagaikan merpati yg bisa terbang
sesuka hatimu...

sedangkan aku..??
bagaikan siput yg berjalan satu langkah saja
harus susah payah untuk menjalaninya..

aku yg selalu di landa gelap dan sunyi
yg hanya bisa tersenyum kala terbit sang mentari
aku sadari semua.

tapi biarlah
biarlah penyesalan ini yg selalu aku kenang
tampa kau curangipun aku akan melepasmu
karena itu memang pilihanmu..

biarlah ini menjadi suatu pelajaran
bagi insan yg tak punya ini
agar tak mengharap lagi di cintai oleh
seorang kekasih sepertimu..
meski dalam lubuk hati yg terdalam
mengadu pada tuhan

aku juga ingin TUHAN
aku berhak mendapatkan
yg seperti dia
yg tampa melihat kekurangan dan kelebihanku..

Ditulis Oleh : Goresan Hati Hari: 10.31 Kategori:

0 komentar: