(y) Menggantungkan Asa Dalam Luka (y)



Ungu membiasi langit pagiku…
Aaaah,entah apa maksudnya?
Aku pun tak mengerti…


Ketika pagi menyapa,aku menyambut cerahnya…
Sinar cakrawala…
Terpancar indah dari celah-celah awan yang meregang…

Ssst….angin terhembus…membelaiku sejuk,
Ombak berbisik mendayu…
Melemaskan kaku langkahku di atas ukiran batu.

Sungguh….
Aku menjerit dalam luka yang membisu…
Mengartikan namamu yang kian terhapus,
Di lautan ini aku mengadu tentang dirimu,
Menceritakan bahtera cinta di hidupku…

Pada langit ungu itu kusimpan bayangmu….
Pada awan yang meregang,aku berupaya menjauh meski tak menginginkan itu…
Begini lah aku….
Yang terluka tapi masih menggantungkan asa…
Yang mengenang airmata sebagai obat derita…
Membiarkan burung-burung tetap melagukan syair rindu dengan riangnya…
Namun….
Apa daya hatiku…
Yang sekeras batu dalam penantianku itu….
Percaya…dan percaya…...
Meski ombak perlahan kan menghapusnya…
Aku akan tetap tersenyum disini..
Hingga kau kembali menjemputku,
Dan jua mengulang kisah cinta terindah bersama denganku…
Walaupun..
Hanya dengan nada-nada yang SEDERHANA!!
by: Ryeounggie (AKU)

Ditulis Oleh : Goresan Hati Hari: 08.36 Kategori:

0 komentar: