CERPEN SEDIH SAAT SAAT YANG INDAH

SAAT SAAT YANG INDAH
Karya Nurul Aini Eriton

Malam tahun baru yang berbeda ,lebih indah dari tahun-tahun sebelum nya,
Jangkrik bernyanyi riang dan bintang yang setia menemani malam.
Aku bersama kekasihku Rangga duduk bersenda gurau di bawah pohon yang rindang. setelah lelah bersenda gurau aku dan rangga terdiam sejenak,
Rangga mengelus-ngelus rambutku dan mencium keningku, aku tersenyum.

Rangga menatap wajahku tanpa berkedip, ” rangga kenapa ? kok natap aku serius banget ? wajahku ada yang aneh ya ? “ tanyaku mengejutkan rangga.
“ haaa ??? ngga kok, mungkin Cuma malam ini aku bisa menatap wajahmu.“ jawab rangga. “ iih, kenapa ? kamu kok ngomong gitu ? “
Aku tercengang mendengar jawaban rangga. “ nggak, ngga ada. “
Rangga mmelukku dan berkata “aku sayang kamu”
Tingkah laku rangga aneh ,perasaan ku menjadi tidak enak.
Setelah sejenak terdiam ,rangga kembali membuatku tertawa ,dan akhirnya kami kembali bersenda gurau.
Aku kelelahan ,dan berbaring di pangkuan rangga ,tiba-tiba rangga kembali bersikap aneh. “ anggi ,kamu dengar baik-baik ya ,kamu selalu di hatiku sampai aku mati. “ rangga mengelus rambutku “ makasih ,kamu juga akan selalu ada di hati aku. “ dengan wajah bingung aku merespon perkataan rangga. “ hem ,mau aku nyanyiin lagu favorite mu ? “
“ waah ,boleh-boleh. “ aku semakin bersemangat ,karna terlalu menghayati dan juga kelelahan aku tertidur di pangkuan rangga.
Di dalam tidurku aku bermimpi, mimpi yang aneh.
Tengah malam rangga datang ke rumahku ,mengembalikan barang-barang yang pernah aku berikan padanya ,mencium keningku ,dan bergegas pergi ntah kemana. Aku mencoba mengejarnya namun ketinggalan jejak,
Yang lebih aneh nya rangga mengenakan pakaian serba putih ,padahal aku tau persis Rangga benci warna putih. Aku berlari ke rumah rangga ,namun tiba-tiba kakiku tersandung batu dan terjatuh. aku bersentak dan bangun dari tidurku, aku melihat rangga yang juga ketiduran. Aku membaringkan rangga di pangkuan ku ,ketika aku ingin memejamkan mata aku teringat mimpi aneh itu ,apa sebenarnya arti dari minpi itu ? perasaan ku semakin tidak enak tetapi mencoba untuk tenang.
Karna terus memikirkan mimpi itu ,mataku tak dapat terpejam lagi ,hingga waktu menunjukkan pukul 05.00 pagi.
Sebentar lagi matahari akan terbit, aku pun segera membangunkan rangga.

Namun rangga tidak juga bangun ,aku mencoba lagi tetap saja rangga tidak bangun. Aku menelpon teman-teman ku ,yang kebetulan tengah bersama dengan teman-teman rangga. Lima menit kemudian mereka sampai di tempatku. “ ada apa anggi ? “ Tanya rara salah satu temanku “ antarin aku pulang !! “ aku menjawab nya dengan wajah kesal. “ lah ,itu rangga masih tidur ,masa mau di tinggalin ? “
“ ahh biar aja ,aku kesal berulang kali aku bangunin tapi ngga bangun-bangun “ jawabku dengan wajah semakin kesal. “ haa ?? masa sih ,perasaan rangga sekali di bangunin langsung bangun. “ Potog Roni salah satu teman dekat rangga . “ iyaa biasa nya kayak gitu ,tapi coba aja kalian bangunin kalau bisa ! “ Mereka pun mencoba membangunkan rangga ,tetapi tetap saja rangga tidak bangun.

Tiba-tiba aku di tarik ke tempat rangga ,dan di perintahkan untuk benar-benar memperhatikan Rangga. Setelah aku perhatikan ,wajah rangga terlihat pucat dan saat ku sentuh tubuh nya terasa dingin. “ anggi ! seharian kamu sama dia ,tapi kamu ngga tau apa-apa malah marah-marah !! “ ungkap Roni. “ emang rangga kenapa ? aku ngga tau ! “ perasaan ku mulai tidak enak lagi. Mereka semua terdiam dan menunduk. “ kenapa kalian diam ? rangga kenapa ?“ Tanya ku penasaran. Rara memelukku dan membisikan kata sabar di telingaku.
“ sebenarnya ada apa sih ? “ aku kembali bertanya dengan nada tinggi dan mencoba membangunkan rangga ,namun rangga tidak juga bangun.
“ anggi ,percuma kamu bangunin rangga ,karna rangga ngga akan bangun “ ungkap roni dengan mengeluarkan air mata. “ maksud kamu apa ? “
Aku ngga ngerti. “ mereka membuatku bingung. “ rangga ,nggi … rangga …. Rangga ,rangga udah ngga ada ,dia udah ninggalin kita semua “

Ujar rara dengan muka sedih dan juga mengeluarkan air mata.
“ ngga .. ngga mungkin ,rangga tuh udah janji ngga akan tinggalin aku ,kalian bercanda ya kaan ? “ Tanya ku tak percaya. “ ngga nggi .. kami ngga bercanda ! “ ungkap rara memelukku. “ ngga .. aku ngga percaya .. “ karna aku belum bisa menerima ini semua, aku tidak sadarkan diri dan aku di bawa ke rumah rangga oleh teman-temanku.
Satu jam aku tidak sadarkan diri ,selama aku tidak sadarkan diri rangga hadir di dalam mimpiku ,saat itu dia berkata “ anggi … aku minta maap ,aku harus pergi tinggalkan kamu ,sebenarnya aku tak ingin ini semua terjadi tapi takdir berkata lain ,walaupun aku ngga ada di samping mu ,tapi aku selalu ada di hatimu ,cobalah menerima kenyataan ini nggi,dan aku harap setelah ini terjadi kamu tetap semangat dan ceria seperti dulu ,karna aku tak akan tenang kalau meninggalkan mu dalam keadaan sedih. Saat-saat indah yang pernah aku lalui bersamamu akan selalu ku ingat dan ku kenang ,aku sayang kamu nggi.”

Rangga pergi ,aku mengejar nya tetapi kehilangan jejak,aku pun terbangun setelah satu jam tidak sadarkan diri ,ketika aku keluar kamar aku melihat banyak orang yang melantunkan surat yasin dan aku melihat seseorang yang tengah terbaring lemah dengan di selimuti kain putih. Saat ku membuka kain putih itu ,aku melihat rangga dengan wajah nya yang pucat, aku tak kuasa menahan tangis ,orang tua ku dan orang tua rangga mencoba menenangkan ku ,dan aku pun teringat pesan terakhir yang di berikan rangga ,perlahan aku mulai mengikhlaskan kepergian rangga.
Dan aku berjanji ,aku tak akan melupakan saat-saat indah yang aku lalui bersama nya ,walaupun suatu saat Allah SWT memberiku pengganti nya ..
Selamat tinggal masa lalu ,akan ku kenang masa-masa indah mu.

Selesai :)
PROFIL PENULIS
Nama lengkap : Nurul Aini Eriton
TTL : Tanjunpinang, 15 Januari 1995
Hobby : nulis cerpen, dengerin musik, dan membaca
Cita-cita : penulis terkenal
Alamat : Tanjungriau no.41 sekupang-Batam Kepulauan Riau
Sekolah : Smk Widya 2 Batam (XII ADM PERKANTORAN)
Fb : Unyun StreetteamLf & Ul NtuUh Mamendt
Agama : Islam

Thanks :)
sumber: http://www.lokerseni.web.id/2012/10/cerpen-sedih-saat-saat-yang-indah.html#ixzz2BCNejyxV

Ditulis Oleh : Goresan Hati Hari: 14.50 Kategori:

0 komentar: