Puisi sudahi perih ini






saat semua sudah tak berpihak lagi pada arah yang sama
saat itu pula rasa itu mengguncang jiwa
menahanpun tak kan kuasa
karenanya terlalu luar biasa
tundukkan tak kan terlupa
karena lebarnya robekan luka
setiap lakon dalam hidup adalah sesaat,
namun semua terasa begitu berat
ketika ku berusaha untuk kuat
semua terjalani serasa begitu menyayat
raga tak bernyawa bagai mayat
kehilangan kontrol akan sepanjang hayat
sudahi perih ini
kalahkan ego hati
ku takut tak kuat lagi
berdiri dan bertahan dalam puing-puing keruntuhan ini
egomu terlalu kuat menguasai diri
hingga aku tak mampu menggapaimu dalam mimpi
egomu terlalu tinggi menguasai hati
hingga rasanya aku tak sanggup tetap menemani
egomu terlalu menyakitkan hati ini
hingga aku kini harus mengundurkan diri
egomu begitu terpatri disanubari
hingga akhirnya aku selalu kau pandang salah dan tak punya arti
biarlah kau berdiam dengan egomu
biarlah kau bertahan dalam kakumu
biarlah kau mencari kebahagiaanmu
biarlah aku terbuang dari hatimu
biarlah aku mengalah demi egoismu
biarlah...............
ku hanya mampu menitip doa dalam risalah
doa dari air suci yang tak bersalah
aku menyerah….....
aku pasrah...........
aku lelah.............!

BY; ANA AHILLAH

Ditulis Oleh : MR.DJAWA Hari: 23.40 Kategori:

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Beginilah hidup