Puisi sedih Air mataku


Air mataku mengalir deras
Membasahi dinding pipiku

Terpojok disudut kamar
Berteman buku harianku

Tak mau lagi memberimu kesempatan
Jika akhirnya harus kembali di duakan

Kenapa ? ? ?

Kenapa kau tega melakukan hal itu

Katakan jika kau memang tak bahagia denganku

Katakan sejujurnya
Meski itu terasa pahit

Namun. . . .
Semua ini jauh lebih sakit
Saat Kau memilih dia sebagai penggantiku
Kenapa harus sahabatku yang kau hasut
Untuk mengkhianati cintamu padaku

Ditulis Oleh : Goresan Hati Hari: 10.07 Kategori:

0 komentar: