Cerita rakyat Jaka Tarub, Nawang Wulan & 7 Bidadari

Jaka Tarub adalah salah satu cerita rakyat dari Jawa Tengah yang mengisahkan tentang kehidupan Ki Jaka Tarub yang juga bergelar Ki Ageng Tarub, tokoh legendaris yang dianggap sebagai leluhur raja-raja Kesultanan Mataram

Tergoda ingin punya istri cantik menawan, Jaka tarub nekad mencuri dan menyembunyikan selendang terbang salah satu dari 7 bidadari yang kebetulan ia pergoki sedang mandi sambil bercanda ria disebuah telaga. Ditinggal pergi oleh saudara-saudaranya yang tak mampu berbuat apa-apa, Nawang Wulan yang selendangnya dicuri akhirnya bersedia diperistri oleh Jaka tarub. Dengan ketentuan Jaka Tarub tidak boleh melanggar pantangan-pantangan tertentu yang disyaratkan oleh Nawang Wulan.

Mulanya Jaka tarub dan Nawang Wulan hidup berbahagia, apalagi setelah mereka dikaruniai seorang putri yang tak kalah cantik dengan ibunya, yang mereka berinama Nawang Asih. Lalu kecurigaan-kecurigaan pun mulai timbul. Baik dari Nawang Asih, terutama dari ayahnya Jaka Tarub, yang tak habis pikir dengan keanehan - keanehan yang sering dilakukan oleh Nawang Wulan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka yang diam-diam selalu mempergunakan kemampuan sihirnya sebagai seorang bidadari.
 
Lalu tanpa sadar Nawang Asih maupun Jaka Tarub yang sempat menuding Nawang Wulan berselingkuh dengan pria lain, akhirnya nekad melanggar pantangan. Dan berakibat selendang yang pernah dicuri oleh Jaka Tarub akhirnya ditemukan oleh sang pemilik, Nawang Wulan. Hal mana mau tak mau memaksa anak beranak itu harus berpisah keadaan tempat mereka hidup jelas berbeda dan tak mungkin menyatu. Jaka Tarub dan Nawang Asih harus melanjutkan kehidupan dibumi, sementara Nawang Wulan kembali ke tengah kehidupan keluarganya di Istana Langit.

Dan derita demi derita pun kemudian datang mendera. Tidak hanya pada diri Jaka tarub dan putrinya Nawang Asih, tetapi juga pada Nawang Wulan di Istana Langit. Puncaknya adalah ketika Istana Langit yang didiami oleh keluarga Nawang Wulan diserbu oleh segerombolan jin jahat pimpinan Bintara yang sudah lama ingin mempersunting tidak hanya Nawang WUlan tetapi juga ke 6 saudaranya yang lain. Keinginan yang tentu saja ditolak mentah-mentah oleh ke 7 bidadari maupun orangtua mereka.

Akibatnya fatal ! Pertempuran antara jin pun tak dapat lagi dihindari. Istana Langit berhasil dikuasai oleh Bintara setelah lebih dulu menaklukan Maudara. Raja dari ayah ke 7 bidadari yang kemudian jatuh terhempas ke bumi, persis ke permukaan telaga tempat dimana Jaka tarub tengah meratapi nasib malangnya.

Mantu dan mertua pun saling berbagi cerita. Antara lain, Nawang Wulan dapat turun kembali ke bumi dan hidup sebagai manusia biasa, jika Jaka tarub mampu menebus kesalahannya dulu. Mencuri selendang Nawang Wulan. Yakni, menyelamatkan Nawang Wulan dan ke 6 saudaranya yang lain dari kedzaliman serta angkara murka jin jahat Bintara.

Dan untuk itu Jaka Tarub harus terbang ke Istana Langit. Siap berkorban nyawa demi hasrat yang kuat dan tulus untuk kembali menyatukan keluarganya dalam kehidupan yang tenang dan damai. (And)
 

Ditulis Oleh : MR.DJAWA Hari: 09.33 Kategori:

0 komentar: