Arti Cinta dalam Cerita




Kata cinta bukanlah sesuatu yang umum ditelinga semua manusia. Istilahnya penyebutannya pun beda. Jelas saja berbeda. Ini dunia yang bukan terdiri dari berbagai bahasa, suku, ras ,bangsa yang satu saja. Tapi ada bermacam-macam.

Koar-koar soal cinta, tidak hanya katanya saja, defenisinya pun berbeda-beda. Ada banyak sudut pandang setiap orang mangartikannnya. Sudah menjadi rahasia umum pula definisi cinta itu tidak ada yang universal.Tak perlu mempermasalahkan diri dengan memaksakan arti cinta itu kepada orang lain.
Tapi tulislah kisah cinta mu dalam sebuah cerita. Tulislah dengan jujur tanpa membohongi dirimu. Kau akan sadar, bahwa dengan sendirinya cinta akan memberikan artinya padamu meskipun berbeda-beda.

Terkadang dirinya akan mengartikannya dengan pengorbanan.Kadang dia akan memberikan artinya dengan logika. Kadang pula dia memberikan kegilaan dalam artinya. Tapi itu lah dia. Cinta menunjukkan segala perbedaanya namun semuanya itu adalah satu kesatuan. Tak bisa kau memisah-misahkannya secara tersendiri kawan.

Dan biarlah cerita yang kau tulis akan dilihat dan dibaca oleh pembaca yang lain. Mereka juga akan menemukan kesimpulan tersendiri arti dari cinta itu. Dan dia akan menuliskan kembali cinta nya dalam bentuk cerita yang menjabarkan lebih luas lagi si cinta tersebut.
Begitu terus selanjutnya, setiap orang menciptakan sebuah ceritanya dan membuat keberagaman cinta yang hakiki itu. Dan tanpa sadar aku, kau, dan kalian telah memisahkan defenisi cinta sekaligus menyatukannya dalam bentuk cerita.

Tapi jika kau jeli, pada nantinya segala perbedaan namun juga satu kesatuan dari cinta itu akan membawa kalian pada sebuah pertanyaan siapakah yang membuat cinta dengan segala keberagamannya? Dan sanubari akan memberikan jawabannya yaitu Tuhan.
Ya.. God is Love and Love is God. Ternyara arti cinta itu sendiri pun satu, tapi esensi yang dirasakan setiap orang adalah berbeda. Namun, sesungguhnya perbedaan itu adalah bentuk kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
Cinta telah menunjukkan perbedaannya sekaligus juga menunjukkan kesatuannya yang hakiki. Justru ketika aku menulis ini dalam bentuk cerita, aku telah menyampaikan makna tersirat arti cinta itu sendiri (tentu saja dari sudut pandangku) selebihnya, kau sendirilah yang mengembangkan dan menambahkan.

sumber

Ditulis Oleh : MR.DJAWA Hari: 00.00 Kategori:

0 komentar: