KUTULIS RINDUKU


Oleh Eko Putra Ngudi Raharjo

Terik seolah mengejekku.
Menjatuhkan peluhku dan menguji tiap dahagaku.

Aku dalam rindu tertundukku.
Menunggu tetes sejuk dari pelukmu.
Aku dalam rapuh tiap sepiku.
Menanti hujan kecup menghujamku.

Aku seperti orang bodoh yang tak mampu.
Menunggu datangmu sembari berhitung bintang dengan jariku.

Aku seperti kertas polos tak bergaris penamu.
Dan ku tulis rindu hanya dengan apa yang ada di hatiku.
Tapi aku tak pernah ragu.
Tapi aku tak pernah malu.
Meski merah hati menjadi biru.

Orang boleh bilang aku tak pantas untuk setiap indahmu.
Tapi kau pantas kuperjuangkan untuk masa depanku.
Tersenyumlah...
titipkan itu pada terik di tempatmu.
Dan perih sepiku akan berlalu.
Batal Suka ·
Anda dan Cepok Lincak Purene Argonic's menyukai ini.

Ditulis Oleh : Nur Yanto Hari: 9:55 AM Kategori:

0 comments: