Mengeja hatim-mu

Posted by Kusumo Diningrat 

Hati yang galau
Apakah senyum pelangi menjadi kecut bagimu ?
Basah embun telah menjadi batu kristal jiwamu;
Menjadikan dingin seisinya

Ku eja kembali bahasa hatimu
Setiap abjad menjadi kosa kata dengan tanya
Apa maksudnya ?

Semalam kutanyakan pada Tuhan. Dia diam.
Atap dan dinding tetap bisu

Dan setan menertawakan. Dia Mengejek.
Tapi iblis iri.
Karena ku mampu menjaga Cinta dengan aman
Meski dihujam hujat diantaranya

Perempuanku,
Apa ku sanggup membungkus sebanyak tak terhitung indahnya?
Juga sembilunya nanti

Ditulis Oleh : Nur Yanto Hari: 10:10 AM Kategori:

2 comments:

Ally Amien said...

hadir mas bro..

nice blog.....

MR.DJAWA said...

mksh gan dah mampir..hehhee