Puisi ramadhan terakhir



Tidakkah kau lihat
bertapa sayunya sya’aban meninggalkanku pergi
dan kini
Ramadhan pula menyapa diri.

Apakah Ramadhan juga akan meninggalkan aku
atau aku yang akan meninggalkan Ramadhan
bersama syair rindu yang syahdu mendayu
mengiringi pemergian sebuah hati sepi.

Andaiku tahu ini Ramadhan terakhirku
tak kan kubiarkan siangku tanpa zikir memuji-Mu
tak kan kubiarkan malamku tanpa sujud kepada-Mu
tak kan kubiarkan subuhku tanpa memohon keampunan terhadap-Mu.

"Innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam.

Namun
aku tak pernah tahu
apakah setiap nafas yang kusedut
dan setiap nafas yang kuhembus
setiap langkah kakiku
dan setiap pandanganku
akan mengisi hari-hari akhir
andainya Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagiku.

aku hanyalah insan biasa yang serba kekurangan
dan aku hanya mampu berserah kepada-Nya
agar Ramadhan ini bukannya yang terakhir buatku.

Karya: Norgadis Labuan

Ditulis Oleh : Goresan Hati Hari: 12.49 Kategori:

0 komentar: